prabowo
Orang bertanya, “Ada apa Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan?” Saya jelaskan, saya jelaskan sangat sederhana karena saya mantan prajurit, saya mantan tentara. Ini permintaan rakyat sebenarnya.
Saudara-saudara sekalian, pertama-tama sebagai insan yang bertakwa, marilah kita selalu memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa, Tuhan yang maha besar bagi umat Islam. Allah Subhanahu wa taala yang memiliki sekalian alam. Hanya kepadanya lah kita berdoa dan hanya kepadanya lah kita meminta pertolongan. Kita bersyukur atas segala karunia, atas kesehatan, atas nafas yang masih diberikan kepada kita, atas berkah kedamaian yang diberikan kepada negara kita sehingga kita dapat berkumpul di siang hari ini di tempat yang baik ini.
Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikan kepada saya. Saya diundang sehingga saya bisa hadir di tengah-tengah saudara-saudara di acara yang sangat mulia ini, sangat penting, yaitu Pekan Nasional Petani dan Nelayan Andalan ke-17 tahun 2026. Dan kalau tidak salah ini yang pertama kali sebagai presiden ya. Pertama kali sebagai presiden. Pak ini juga kebetulan pertama kali saya hadir sebagai Presiden Republik Indonesia. Saya sudah hadir banyak sekali panas karena saya cukup lama saya menjadi ketua umum HKTI, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia yang selalu berjuang bersama KTNA, yang selalu berjuang untuk kepentingan tani dan nelayan di seluruh Indonesia.
Saudara-saudara sekalian, ini juga selain kehormatan ini juga kebanggaan saya karena sudah cukup lama saya berjuang bersama para petani dan nelayan di seluruh Indonesia. Dan orang bertanya, “Ada apa Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan?” Saya jelaskan, saya jelaskan sangat sederhana karena saya mantan prajurit, saya mantan tentara, saya mantan prajurit Indonesia. Dan prajurit Indonesia dari lahirnya tentara Indonesia, prajurit Indonesia, tentara Indonesia selalu didukung oleh petani dan nelayan, selalu dibantu oleh petani dan nelayan.
Saudara-saudara sekalian, waktu kita mendeklarasikan, kita proklamasikan kemerdekaan kita, belum ada negara, belum ada anggaran, belum ada APBN, belum ada gaji. Mereka yang memilih Republik Indonesia memilih karena hati, karena cinta bangsa Indonesia bukan karena gaji. Tapi tentara waktu itu ditopang, didukung, makanan diberi oleh petani-petani dan nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia. TNI, semua pasukan Indonesia, para pejuang termasuk kepolisian didukung oleh rakyat, didukung oleh petani dan nelayan. Tadi disebut oleh Menteri Pertanian kalau dihitung dari 160 juta petani dan keluarganya tambah 14 juta nelayan. Jadi kalau demikian 160 + 14 mungkin dengan keluarganya, Saudara-saudara bangsa Indonesia nanti ditambah para buruh, para ojol dan sebagainya, inilah rakyat Indonesia, Saudara-saudara sekalian. Karena itu ini kebanggaan bagi saya.
Saya waktu prajurit muda, waktu saya di desa-desa, saya di gunung-gunung, saya juga merasa dibantu oleh para petani. Mereka hidupnya susah. Untuk masak harus cari kayu, jalan berkilo-kilo. Untuk ambil air susah, harus jalan berkilo-kilo. Tetapi mereka tetap masak untuk prajurit-prajurit TNI. Berarti begitu besar cintanya mereka terhadap negara dan bangsa Indonesia. Karena itu, Saudara-saudara, saya kira setiap prajurit, setiap jenderal harus selalu ingat dan harus selalu dalam hatinya ingat peran yang begitu penting dari para petani dan nelayan Indonesia.
Saudara-saudara sekalian, para petani dan nelayan adalah penghasil makanan, penghasil pangan. Tidak ada negara bisa berdiri, tidak ada negara bisa bertahan, bahkan tidak ada peradaban yang bisa bertahan tanpa pangan. Saudara-saudara, karena itulah sewaktu saya pensiun, usia saya masih relatif muda waktu itu. Sekarang masih muda juga, muda dalam semangat. Yang muda-muda benar-benar yang muda usia jangan senyum-senyum. Belum tentu loh kalau urusan itu bukan antrean bukan. Tapi kita siap setiap saat kalau dipanggil yang maha kuasa kita siap setiap saat. Yang penting apakah kita sudah berbuat yang terbaik untuk bangsa rakyat dan saudara-saudara kita.
Daftar tim yang memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 terus bertambah…
Tuan rumah Kanada akan melawan Swiss pada match day terakhir Grup B Piala Dunia 2026…
Cristiano Ronaldo kembali membuktikan tuahnya bersama Portugal setelah membungkam Uzbekistan dengan skor 5-0 dalam laga…
Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menegaskan bahwa fenomena yang terjadi di Universitas Bung Karno…
Sosok pertama yang menemukan Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR (29),…