Olahraga

Selain rekor mencetak gol di enam edisi Piala Dunia, Ronaldo juga mencatatkan diri sebagai pemain tertua

Cristiano Ronaldo kembali membuktikan tuahnya bersama Portugal setelah membungkam Uzbekistan dengan skor 5-0 dalam laga lanjutan fase grup Piala Dunia. Dalam pertandingan tersebut, ia menorehkan rekor baru sebagai pemain pertama yang berhasil menjebol jala lawan dalam enam turnamen sepak bola akbar yang berbeda.

Dalam analisisnya, Bung Ophan Lamara menyebutkan bahwa penampilan Ronaldo tadi malam membuktikan bahwa sang legenda belum berakhir. Meski Portugal sempat ditahan imbang 1-1 oleh Kongo pada pertandingan pertama, tim tersebut berhasil merubah gaya permainan saat menghadapi Uzbekistan. Kemenangan ini menunjukkan bahwa Portugal bersama Ronaldo mampu memaksimalkan kelas mereka sebagai salah satu kandidat juara.

Diskusi juga menyoroti perbedaan dukungan yang diterima Ronaldo di Portugal dibandingkan dengan Messi di Argentina. Pengamat sepak bola sepakat bahwa di Argentina, Messi tampak dimanjakan untuk menciptakan rekor demi rekor, sementara di Portugal, masih terdapat friksi internal dan kurangnya dukungan 100% dari rekan setim seperti Bruno Fernandes dan Joao Felix. Meskipun demikian, pelatih Roberto Martinez tetap menjadikan Ronaldo sebagai sosok sentral, matahari, dan roh dalam permainan Portugal.

Selain rekor mencetak gol di enam edisi Piala Dunia, Ronaldo juga mencatatkan diri sebagai pemain tertua yang menciptakan brace atau dua gol dalam satu pertandingan di Piala Dunia. Persaingan antara Ronaldo dan Messi pun tetap menjadi sorotan utama, di mana Messi saat ini memegang rekor sebagai top skor terbanyak Piala Dunia dengan 18 gol.

Menjelang pertandingan melawan Kolombia, tantangan bagi pelatih Martinez adalah mengelola peran Ronaldo yang usianya kini 41 tahun, mengingat keberadaannya sangat dibutuhkan terutama untuk fase gugur. Analis juga membahas rumor mengenai Messi sebagai anak emas FIFA, sebuah narasi yang sering muncul dari pelatih-pelatih top dunia seperti Mourinho terkait perlakuan wasit atau keuntungan penalti. Meski begitu, kehadiran Argentina dan Portugal dengan mega bintang mereka masing-masing tetap menjadi magnet utama yang menjaga daya tarik perhelatan Piala Dunia 2026.

Anas Ibrahim

Recent Posts

Meksiko menjadi negara pertama yang mengunci tiket ke babak 32 besar

Daftar tim yang memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 terus bertambah…

5 jam ago

Tuan rumah Kanada akan melawan Swiss pada match day terakhir Grup B Piala Dunia 2026 di Stadion BC

Tuan rumah Kanada akan melawan Swiss pada match day terakhir Grup B Piala Dunia 2026…

5 jam ago

Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang besar diberikan kepada saya

Orang bertanya, "Ada apa Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan?" Saya jelaskan, saya jelaskan…

6 jam ago

kelompok pemuda tak dikenal di Jalan Kimia, Menteng, Jakarta

Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menegaskan bahwa fenomena yang terjadi di Universitas Bung Karno…

6 jam ago

Dadang mengaku mengetahui kabar mengenai sayembara tersebut dari sang istri

Sosok pertama yang menemukan Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR (29),…

6 jam ago